Setiap tanggal 17 Agustus, Indonesia memperingati Hari Kemerdekaan, momen bersejarah yang menandai berakhirnya penjajahan selama lebih dari 350 tahun. Pada tanggal ini, tahun 1945, Soekarno dan Mohammad Hatta memproklamasikan kemerdekaan Indonesia atas nama bangsa di Jakarta. Peristiwa ini menjadi tonggak penting dalam sejarah bangsa, menandai awal berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia yang merdeka dan berdaulat. Setiap tahunnya, 17 Agustus dirayakan dengan berbagai kegiatan di seluruh pelosok negeri. Upacara bendera di Istana Merdeka menjadi acara puncak, yang diikuti oleh upacara serupa di berbagai daerah. Selain itu, masyarakat juga mengadakan lomba-lomba tradisional, seperti panjat pinang, balap karung, dan lomba makan kerupuk, yang menjadi simbol kegembiraan dan kebersamaan. Kegiatan ini menjadi wujud syukur atas kemerdekaan yang telah diraih dan semangat untuk terus membangun negeri. Lomba 17 Agustus merupakan bagian yang tak terpisahkan dari perayaan Hari Kemerdeka...
pada hari ini sabtu tanggal 20 bulan juni tahun 2020 pada pukul 10.00 WIB telah dilaksanakan acara "sosialisasi peluang kerja LN" di Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya melalui zoom. Dengan Narasumber Direktur Pemetaan dan harmonisasi kualitas TKLN II BP2MI. Jumlah peserta yg mengikuti sosialisasi tsb 35 orang diantara direktur PH²MI BP2MI, Instrukur LPKS UNUSA, peserta pelatihan bahasa jepang yg lulus batch 2 bersama dg orang tua dan calon peserta pelatihan bahasa jepang batch 3. PEMBAHASAN DI DALAM SOSIALISASI TERSEBUT ADALAH: 1.Bekerja di Jepang sangat aman dikarenakan terdapat perjanjian antar 2 negara dan keunggulan lainnya (kesejahteraan, kenyamanan, dll). Negara yg memiliki perlindungan pekerja LN yg sangat baik diantaranya yaitu Jepang, Taiwan Hongkong. 2. Untuk biaya di LPK luar pelatihan bahasa jepang sekitar 20-30 jt 3. BP2MI mensinergikan dunia pendidikan (untuk menyiapkan calon pekerja professional), usaha (menyampaikan peluang kerja sama yg aman, benefit dll)...
Digitalisasi membantu kemudahan manusia dari pelbagai bidang. Kecepatan mendapatkan informasi dalam waktu singkat, menambah efesiensi kinerja manusia. Dalam menerima tantangan di dunia digital, intelektual Indonesia diharapkan bisa membawa perubahan dalam kehidupan bermasyarakat. Tak khayal jika inovasi-inovasi baru bermunculan. Ima Kurniastuti, S. T., M. T, menjawab tantangan ini dengan meluncurkan aplikasi gizi bayi. Dosen S1 Sistem Informasi Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya ini, berharap ke depan akan semakin banyak rumah sakit atau praktisi kesehatan yang memanfaatkan digitalisasi, salah satunya melalui aplikasi buatannya. Lahirnya Aplikasi Status Gizi Bayi disebabkan oleh pengamatan Ima, terhadap petugas kesehatan posyandu yang notabene adalah lansia. Kekhawatiran akan daya ingat mereka yang melemah, menggugah Ima untuk menciptakan aplikasi tersebut. Sistem informasi selama ini hanya dikenal sebagai salah satu bidang keilmuan, yang menghasilkan aplikasi atau sistem di du...
Komentar
Posting Komentar